Ada banyak WOW di NTT

[caption id="attachment_2354" align="aligncenter" width="495" caption="bandara komodo labuan bajo"][/caption]

Sewaktu penawaran untuk perbaikan printer TallyGenicom di kota Ruteng NTT disetujui, langsung saya buka-buka peta untuk melihat jalur perjalanan dan ternyata WOW...., jalurnya penuh tantangan

Singkat cerita kami (saya bersama teknisi) transit di bali dan ganti pesawat naik pesawat baling-baling Fokker, WOW...., pengalaman pertama naik pesawat baling-baling sambil persiapan telinga biar tidak bising

Dan ternyata benar, sudah didalam pesawat-pun putaran kipas masih terdengar dengan merdu bahkan saking merdunya beberapa interior pesawat sampai berdetak mengimbangi kencangnya putaran kipas..... WOW

Sewaktu pesawat akan mendarat...... WOW terlihat pemandangan gundul dan gersang tanpa pepohonan, yang terlihat hanya hamparan bukit-bukit yang pohonnya meranggas terkena panas mentari, sangat beda sekali dengan pemandangan di kalimantan yang masih kelihatan ada hijaunya walaupun ada "pitak" di beberapa tempat

Mendarat di Bandara Komodo Labuan Bajo menjadi pengalaman menarik dan WOW....... langsung saja ambil posisi berfoto di dekat patung komodo #cekrek

Udara Labuan Bajo cukup panas juga tetapi masih lebih panas kota Surabaya dan Palu

Ternyata ada WOW lagi di pos kedatangan yang kira-kira berukuran 100m2, barang-barang bagasi diturunkan secara manual, tidak terlihat ban berjalan seperti layaknya di bandara lain, cukup didorong aja sroooott....... WOW WOW WOW....!!!!!

Tetapi syukurlah hal ini hanya akan berlangsung beberapa bulan saja karena di depannya sedang berlangsung pembangunan bandara yang baru....... WOW

Perjalanan berliku menerobos tikungan-tikungan tajam antara Labuan Bajo ke Ruteng ditempuh selama 4 jam dengan naik Elf dengan bonus full BB (Bau Badan) WOW.....

Kota Ruteng ternyata sangat berbeda dengan Labuan Bajo, hawanya sangat dingin, sama persis dengan Puncak atau Batu Malang pada jaman dulu atau saat ini sama dengan hawa dingin di gunung Bromo yang suhunya bisa mencapai 5 derajat..... WOOOOW

Jalanan di Ruteng kalau sore biasanya selalu tertutup kabut dan toko-toko sudah tutup menjelang pukul 19.00 jadi kalau mau wiskul agak susah

Yang WOW lagi ternyata kopi di Ruteng sangat enak, aromanya harum dan tidak keras rasanya, orang sana biasanya minum dicampur jahe, biar anget katanya (WOW..., prospek pedagang jahe nich)

Ada lagi yang lebih WOW yaitu ternyata saya sulit menemukan makanan khas Ruteng, setiap kali mau makan, saya selalu makan di RM Padang atau RM Jawa yang penjualnya memang asli jawa yang sudah puluhan tahun tinggal di Ruteng

Selain itu ada lagi orang Jawa yang menjadi juragan pentol bakso yang mensupply kebutuhan pentol bakso di untuk Ruteng dan sekitarnya..... WOW wong jowo maneh

Di NTT kita sangat mudah menemukan pohon merica, jambu mente dan tanaman keras lainnya

Kualitasnya sangat bagus dan kekayaan alam ini yang memaksa penjajah betah tinngal di sini...., WOW WOW WOW..!!

[caption id="attachment_2356" align="aligncenter" width="495" caption="pesawat fokker"]pesawat fokker[/caption]

Dengan kekayaan begitu besar ternyata banyak pemuda NTT yang harus mengadu nasib keluar pulau dengan bekal skill yang terbatas

Sungguh sangat-sangat disayangkan, peluang begitu bagus yang bisa memanfaatkan hanya orang-orang perantauan

Semoga kesimpulan saya dari hasil pengamatan sekilas dan cerita penduduk sekitar salah karena keterbatasan waktu menginap di NTT

Ternyata di Labuan Bajo lebih potensial. Di daerah ini suatu sat bisa menjadi seperti Kuta Bali WOW keren.....

Ada banyak bersliweran bule-bule di musim liburan dan pastinya membuat jalanan macet walaupun cuma 200m aja hehehehe

Hotel-hotel mewah berbintang juga berderet di tepi pantai menantang panasnya mentari

Pasaran harga tanah saat ini berkisar 500.000 - 1.000.000 per meter di pinggir jalan utama, WOW masih murah

Seharusnya Labuan Bajo bisa lebih cepat berkembang karena semua fasilitasnya lumayan lengkap

Tetapi ada yang lebih WOW lagi di NTT ini yaitu belum terlalu kelihatan tingkah polah customer 3000 seperti yang di gembor-gemborkan yuswohadi

Jarang kelihatan orang nongkrong sambil ngelus-elus gadget, tidak kelihatan keramaian di bandara, jalanan tidak macet dan kalaupun macet karena banyaknya bule-bule yang berjalan-jalan sepanjang 200M, coffe shop yang nyaman tidak ada di area sekitar Labuan Bajo

Tetapi counter pulsa telepon sudah mulai banyak bahkan sampai di pucuk gunung juga ada...... WOW

NTT suatu saat bisa berkembang dengan mengandalkan potensi alamnya seperti hewan komodo, danau kelimutu dan lainnya

Selain itu hasil alamnya juga tidak akan habis asalkan bisa di olah dengan baik

Kota seperti ini yang harus dimasuki karena kita bisa menjadi raja disana dengan catatan harus mempunyai "nafas yang panjang" agar bisa survival untuk beberapa saat....... WOW...!!!!

Salam sukses dunia akherat,