Catatan orang2 hebat di Pesta Wirausaha 2010

Saya copy ini dari seorang kawan dari surabaya, namanya Titah rahayu titahrahayu@gmail.com ,semoga bermanfaat buat semuanya

============================================

[caption id="attachment_941" align="alignleft" width="300" caption="Logo Pesta Wirausaha 2010 - TDA"][/caption]

Sebagai wujud rasa syukur dan terima kasih saya atas kemudahan-kemudahan yang diberikan Allah serta dukungan kawan-kawan untuk keberangkatan saya ke acara Milad IV komunitas Tangan Di Atas (TDA) di Jakarta, saya ingin membagi sedikit ilmu yang sempat teraih oleh tangan-tangan kecil saya kepada kawan-kawan yang belum berkesempatan hadir. Ilmu dari para narasumber yang luarbiasa tersebut hanya akan saya sajikan poin-poin pokoknya, namun saya yakin kawan-kawan saya yang luar biasa pasti sudah bisa menangkap maknanya.

IR. CIPUTRA:

1. Kalau anda tidak punya “iman” atau keyakinan, anda tidak bisa sukses.
2. TDA harus memberikan pelatihan entrepreneurship. Jangan hanya menyuruh orang berenang tanpa mengajari cara berenang.
3. Enterpreneur bukan dari turunan, tapi dari disiplin yang bisa dipelajari.
4. Seorang entrepreneur bisa mengubah sampah & kotoran menjadi emas.
5. Anda pasti bisa menjadi world class entrepreneur kalau rajin mengikuti pelatihan. Jadilah world class entrepreneur by design & by training
6. Jangan puas berenang di kolam kecil, jadilah juara renang di laut lepas. Anda bisa!

H. ALAY:

1. Barangsiapa menguasai bahasa suatu kaum, ada peluang menjadi raja kaum itu.
2. Bagi seorang entrepreneur, setiap apa pun yang terjadi, apa pun yang ditemui, adalah peluang.
3. Tidak ada lawan bisnis. Yang ada adalah mitra bisnis (walaupun core bisnisnya sama).
4. Berbisnislah dengan nurani dan yakinlah pertolongan Allah.

ERI SUDEWO:

1. Kalau mau jadi world class entrepreneur tidak perlu capek-capek melihat ke mana-mana, konsen saja pada kualitas produk sendiri.
2. Disiplin, disiplin, disiplin. Anda tidak bisa sukses kalau tidak bisa mendisiplinkan diri sendiri.

SANDIAGA UNO:

1. Just do it. Tekun. Teliti. Belajar dari kesalahan. Tidak pernah menyerah.
2. Memulai usaha itu tidak pernah mengenai modal. Modal itu urusan ke-5, ke-6, ke-10.
3. Jangan takut serbuan produk China. Produk kita mampu bersaing.
4. 12 th terakhir ekonomi Indonesia tumbuh pesat. Kalau tidak ada sesuatu yg fatal, tahun 2010 Indonesia akan jadi 10 besar negara ekonomi terkuat. Jumlah kalangan menengah-atas akan tumbuh pesat. Jadi jangan berpikir membuat produk-produk murah (an) untuk menyaingi produk China.
5. Keterbatasan-keterbatasan itu tidak ada, kitalah yang menciptakannya di dalam kepala kita.
6. Mimpilah jadi nomor satu, kalaupun meleset masih jadi tiga besar.
7. Perusahan-perusahaan besar punya ciri khas: fokus, tekun dalam bidangnya, dan mengalahkan saingan-saingannya.
8. Kalau jadi karyawan kita tidak mungkin bisa “membaca ke depan”. Hanya pengusaha yang bisa melakukannya.

NAOMI SUSAN:

1. Utang/keterbatasan memiliki kekuatan: memotivasi kita segera keluar dari masalah. So, be negative!
2. Seringkali ide bisnis baru yg luar biasa justru jadi bumerang.
3. Harus selalu menerapkan profesionalisme, jangan personalisme.
4. Ada yg bilang bisnis itu susah? Mulailah dari yang mudah! Bisnis itu rumit? Lakukan bisnis yang sederhana! Bisnis butuh modal banyak? Lakukan bisnis bermodal kecil. Menjadi pebisnis harus berpendidikan tinggi? Orang tidak berpendidikan pun bisa berbisnis. Berbisnis harus punya keahlian? Tidak selalu. Pebisnis harus bekerja keras? Siapa suruh?!
5. Terkait no 4 Bu Naomi memutar video bisnis Bu Icih, “pedagang ndheprok” sate cecek/kikil di Pasar Baru. Sehari Bu Icih bisa menjual sate cecek 1.000 tusuk @ Rp 1.000 plus aneka kue & gorengan. Khusus ttg sate cecek, dari 1 kg cecek seharga Rp 15.000 plus biaya bumbu dll Rp 5.000, dapat dihasilkan 100 tusuk sate cecek. Silakan hitung sendiri berapa keuntungan Bu Icih sehari? Sebulan? Setahun? Contoh bahwa bisnis itu mudah, sederhana, bisa dilakukan siapa saja, tidak butuh modal banyak, untungnya besar!
6. Buat rencana bisnis. Amankan modal. Potong biaya. Dapatkan laba tunai (non piutang). Pelihara pelanggan produktif. Tuai referral. Lakukan iklan & promosi. Manfaatkan koneksi. Bentuk system. Bersikap fleksibel.
7. Miracles are only for the braves.
8. Opportunity is nowhere now, here.

BOB SADINO:

1. Jangan sebut istilah UKM, nanti mindset-nya kecil terus. Ganti istilah UKM dengan UBB (Usaha Bakal Besar).
2. Saya berbisnis tanpa rencana, tanpa tujuan, tanpa kerja keras.
3. Saya mulai bisnis tanpa rencana. Begitu mulai bisnis, merencanakan apa yang dilakukan sehari besok. Cukup sehari ke depan.

PURDIE E. CHANDRA:

1. Jadi pengusaha gak harus pintar sekolahnya. Kalo bisa IP-nya < 3. Gak lulus gak apa-apa. Orang pinter biasanya penakut, terlalu banyak berhitung-hitung.
2. Pakai otak kanan. Kreatif. Meloncat-loncat. Intuitif.
3. Cara paling gampang mengembangkan otak kanan, pakai teknik 9A: action, action, action, action, action, action, action, action, action!
4. BISNIS = Berani Investasi Sedekah Nekad InsyaAllah Sukses.
5. BOSS = Berani Optimis Sedekah Selamanya
6. Anak kecil bisa berjalan karena tidak takut resiko. Jangan pernah berpikir ingin meminimalkan resiko.
7. Berzakatlah lebih dari 2,5%. Kelebihannya merupakan “indent” untuk rezeki berikutnya.
8. Menciptakan masa depan itu dengan pola pikir masa depan, bukan dengan pola pikir masa sekarang, apalagi masa lalu.
9. Harus berani utang, makin banyak makin baik, biar makin banyak yang mendoakan usaha kita berhasil.

RAWI WAHYUDIONO (tambahan sendiri)

  1. Jika ingin rajin nge-blog maka bergaullah dengan sesama blogger

  2. Kalau memang tidak ada blogger yang bisa "di-gauli" maka ciptakanlah wadah sendiri sebagai wahana untuk menulis

  3. Tuliskan semuanya dengan jujur apa adanya tanpa perlu jaim dengan semangat berbagi

  4. Sedekah yang banyak sampai menembus batas ikhlas "mengutip ungkapan pak Purdi E Chandra"

  5. Bangun mimpi setinggi-tingginya dan tuliskan semua mimpi atau langkah kita di blog dengan disertai gambar ilustrasi setelah itu biarkan alam semesta yang akan "menariknya" kepada kita


Waduh, ternyata sudah panjang sekali. Dilanjut edisi berikutnya, ya!

Salam funtastic suksesmulia,
Titah Rahayu